mysql

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL. SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang bersifat multithread, multi-user. Hingga kini, jumlah penggunanya mencapai kurang lebih 6 juta instalasi.

MySQL tersedia dalam 2 jenis lisensi, yaitu free dengan lisensi GNU General Public License (GPL) dan komersial untuk kasus-kasus di mana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

Untuk dapat menggunakanya, kita harus mengetahui minimal dasar dasar perintah dalam program ini. Berikut adalah beberapa perintah dasar mysql;

Perintah Dasar MySQL 

Create Database

Yaitu perintah untuk membuat Database Baru dalam SQL. Syntaxnya adalah:

Create Table

Yaitu perintah untuk membuat table baru pada sebuah database. Syntax nya adalah:

contoh

perintah dasar mysql

Perintah SELECT 

Perintah yang digigunakan untuk menampilkan data dari table. Syntax nya adalah:

atau juga bisa untuk menampilkan data dari kolom tertentu, Syntax nya adalah:

SELECT DISTINCT

Digunakan untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table database. Syntax nya :

contoh Syntax

 

WHERE CLAUSE

Digunakan untuk memfilter data berdasarkan clause yang dibutuhkan. Syntaxnya:

contoh Syntax

 

ORDER BY

Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan kolom (field) tertentu. Secara default, urutan tersusun secara ascending (urut kecil ke besar). Anda dapat mengubahnya menjadidescending (urut besar ke kecil) dengan menambahkan perintah DESC. Syntaxnya:

contoh Syntax

LIKE %%

Digunakan bersama dengan perintah Where, untuk proses pencarian data dengan spesifikasi tertentu. Syntaxnya:

contoh Syntax

* Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf depan “a”.

IN

Digunakan untuk pencarian data menggunakan lebih dari satu filter pada perintah Where. Syntaxnya:

contoh 

 

Between

Digunakan untuk menentukan jangkauan pencarian. Syntax

Contoh Syntax

*Contoh di atas digunakan untuk mencari data yang memiliki nomor id antara 5 dan 15.

INSERT INTO

Digunakan untuk menambahkan data baru di tabel database. Syntaxnya:

contoh Syntax

UPDATE

Digunakan untuk mengubah/memperbarui data di tabel database. Update selalu diikuti dengan where clause. Syntaxnya:

contoh Syntax

 

DELETE

Digunakan untuk menghapus data di table database. Tambahkan perintah Where untuk memfilter data-data tertentu yang akan dihapus. Jika tanpa perintah Where, maka seluruh data dalam tabel akan terhapus. Syntaxnya:

contoh Syntax

 

INNER JOIN

Digunakan untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini sama dengan perintah join yang sering digunakan. Syntaxnya:

contoh

LEFT JOIN

Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua).

contoh

RIGHT JOIN

Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama).

contoh

FULL JOIN

Digunakan untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu tabel.

contoh

UNION

Digunakan untuk menggabungkan hasil dari 2 atau lebih perintah Select.

contoh

ALTER TABLE

Digunakan untuk menambah, menghapus, atau mengubah kolom (field) pada tabel yang sudah ada.

contoh

Now ()
Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu (tanggal dan jam saat ini.)

Curdate

Digunakan unutk mendapatkan informasi tanggal saat ini.

EXTRACT()

Digunakan untuk mendapatkan informasi bagian-bagian dari data waktu tertentu, seperti tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik tertentu.

Ket.

Parameter unit dapat berupa :

  • MICROSECOND
  • SECOND
  • MINUTE
  • HOUR
  • DAY
  • WEEK
  • MONTH
  • QUARTER
  • YEAR
  • SECOND_MICROSECOND
  • MINUTE_SECOND
  • HOUR_MICROSECOND
  • HOUR_SECOND
  • HOUR_MINUTE
  • DAY_MICROSECOND
  • DAY_SECOND
  • DAY_MINUTE
  • DAY_HOUR
  • YEAR_MONTH

Contoh:

Date_Add() dan Date_Sub()

Fungsi Date_Add() digunakan unutk menambahkan interval waktu tertentu pada sebuah tanggal, sedangkan fungsi Date_Sub() digunakan untuk pengurangan sebuah tanggal dengan interval tertentu.

Ket. 

Tipe data parameter INTERVAL dapat berupa :

  • MICROSECOND
  • SECOND
  • MINUTE
  • HOUR
  • DAY
  • WEEK
  • MONTH
  • QUARTER
  • YEAR
  • SECOND_MICROSECOND
  • MINUTE_MICROSECOND
  • MINUTE_SECOND
  • HOUR_MICROSEDOND
  • HOUR_SECOND
  • HOUR_MINUTE
  • DAY_MICROSECOND
  • DAY_SECOND
  • DAY_MINUTE
  • DAY_HOUR
  • YEAR_MONTH

Contoh

DateDiff()

Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu di antara 2 buah tanggal.

Contoh

Date_Format()
Digunakan untuk menampilkan informasi jam dan tanggal dengan format tertentu.

Ket.

Parameter format dapat berupa :

  • %a, nama hari yang disingkat
  • %b, nama bulan yang disingkat
  • %c, bulan (numerik)
  • %D hari dalam sebulan dengan format English
  • %d, hari dalam sebulan (numerik 00-31)
  • %e, hari dalam sebulan (numerik 0-31)
  • %f, micro detik
  • %H, jam (00-23)
  • %h, jam (01-12)
  • %I, jam (01-12)
  • %i, menit (00-59)
  • %j, hari dalam setahun (001-366)
  • %k, jam (0-23)
  • %l, jam (1-12)
  • %M, nama bulan
  • %m, bulan (numerik 00-12)
  • %p, AM atau PM
  • %r, waktu jam dalam format 12 jam (hh:mm:ss AM or PM)
  • %S, detik (00-59)
  • %s, detik (00-59)
  • %T, waktu jam dalam format 24 jam (hh:mm:ss)
  • %U, minggu (00-53) dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu
  • %u, minggu (00-53) dimana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu
  • %W, nama hari kerja
  • %w, hari dalam seminggu (0=Sunday, 6=Saturday)
  • %X, tahun dalam seminggu dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %V
  • %x, tahun dalam seminggu di mana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %v
  • %Y, tahun 4 digit
  • %y, tahun 2 digit

DROP TABLE

Digunakan untuk menghapus tabel beserta seluruh datanya.

DROP DATABASE

Digunakan untuk menghapus database.

AVG() (AVERAGE)

Digunakan untuk menghitung nilai-rata-rata dari suatu data.

Contoh

COUNT()

Digunakan untuk menghitung jumlah (cacah) suatu data.

Contoh

MAX()

Digunakan untuk mendapatkan nilai terbesar dari data-data yang ada.

Contoh

MIN()

Digunakan untuk mendapatkan nilai terkecil dari data-data yang ada.

Contoh

SUM()

Digunakan untuk mendapatkan nilai total penjumlahan dari data-data yang ada.

Contoh

GROUP BY()

Digunakan untuk mengelompokkan data dengan kriteria tertentu.

Contoh

ROUND()

Digunakan untuk pembuatan bilangan pecahan.

contoh

 

Itulah beberapa Perintah Dasar MySQL Lengkap. Semoga bisa membantu anda dalam proses belajar tentang pemrograman MYSQL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here