Pada tulisan ini kita akan belajar bagaimana cara membuat router gateway dengan mikrotik. Namun sebelum kita membahas cara konfigurasi atau langkah-langkahnya, baiknya kita pahami dulu apa sih router gateway itu?. Secara sederhana itu adalah nantinya perangkat yang akan menjadi router gateay ( dalam hal ini mikrotik) akan melakukan sharing internet ke perangkat lain yang menjadi client nya. Sehingga perangkat client bisa ikut mengakses internet melewati router mikrotik tersebut.

Sebagai contoh adalah topologi pada gambar berikut, yang akan kita gunakan sebagai kerangka belajar konfigurasi:

Gambar 1

Sebagai keterangan gambar tersebut:

Internet adalah sumber koneksi utama akan diguakan oleh R1 (mikrotik)

R1 adalah perangkat router gateway dalam hal ini adalah mikrotik, di mana Ether1 terhubung ke internet dan Ether2 terhubung ke perangkat client.

PC1 adalah perangkat client (dalam hal ini adalah sebuah PC)

Berikut adalah gambar mikrotik, ether1 mengarah ke internet dan ether2 mengarah ke komputer client.

Gambar 2

 

Sebelum kita lanjut pada pembahasan konfigurasi router gateway lebih jauh, perlu diketahui bahwa pada konfigurasi ini kita akan menggunakan cara GUI (graphical User Interfaces). Jika Anda ingin mengetahu cara konfigurasi CLI nya, bisa anda pelajari pada tulisan cara setting router gateway dengan mikrotik secara CLI di sini

Langkah pertama adalah melakukan konfigurasi IP address pada interfaces mikrotik yaitu:

Ether1 : 100.100.100.2/24

Ether2 : 192.168.1.1/24

Gambar 3

Konfigurasi diatas adalah konfigurasi ip address untuk interface ether1 yang mengarah ke internet dan ether2 yang mengara ke client.. Untuk ip address di ether1, kita harus menyesuaikan dengan ip address modem,.,.. sedangkan pada ether2, kita bisa menggunakan ip berapapun, hal ini dikarenakan interface ether2 hanya berada pada jaringan private…

Sampai saat ini kita seharusnya sudah bisa ping ke ip modem dari mikrotik,

Gambar 4

Selanjutnya kita konfigurasi gateway di mikrotik,, biasanya kita menggunakan ip address modem sebagai gateway..

Gambar 5

Gambar diatas kita melakukan konfigurasi gateway,, perhatikan bahwa kita tidak lagi menggunakan mode GUI untuk melakukan konfigurasi, kita menggunakan mode CLI… kedepannya kita harus terbiasa dengan mode CLI!!!

Sampai saat ini, seharusnya kita bisa melakukan ping ke salah satu ip address di internet, misal 8.8.8.8

Gambar 6

Jika sudah bisa ping ke ip address di internet, itu artinya sebenarnya kita sudah bisa terkoneksi dengan internet,,, hanya saja kita belum bisa memanggil domain seperti halnya google.com, facebook.com, dll..

Agar kita bisa memanggil domain yang ada diinternet, kita harus melakukan konfigurasi dns seperti berikut,, (kita bisa menggunakan open dns yang ada di internet, misal open dns nawala)

Gambar 7

Perhatikan gambar diatas, terlihat bahwa setelah konfigurasi dns, kita bisa melakukan ping ke domain di internet, yaitu google.com…

Lanjut kita bikin dhcp server ke interface yang mengarah ke client,,, tujuannya agar nantinya client bisa mendapat ip address secara otomatis dari mikrotik…

Gambar 8

Terahir, konfigurasi NAT agar client bisa terkoneksi dengan internet

Gambar 9

Konfigurasi diatas artinya kita menambahkan sebuah rule NAT agar merubah src-address (ip private) menjadi ip public yang ada di ether1…. Jika teman-teman masih sulit memahami tentang apa itu NAT, kita akan bahas nanti pada bab selanjutnya,,, untuk saat ini teman-teman hanya perlu melakukan konfigurasi seperti diatas

Untuk pengujian, kita konfigurasi ip address di client dengan dhcp client…

Gambar 10

Selanjutnya kita cek apakah client sudah mendapat ip dhcp dari mikrotik,… jika sudah, kita lanjutkan pengujian dengan mencoba ping ke domain yang ada dinternet

Gambar 11

Alahamdulillah,, saat ini client sudah bisa internetan,, itu artinya kita sudah selesai dan berhasil membuat router gateway menggunakan mikrotik…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here