Penghitungan Subnetting Kelas B “MUDAH METODE PREVIX”
 

Sebelum mulai membaca cara menghitung subneting kelas B ini, diharapkan Anda sudah menguasai subnetting kelas C menggunakan metode previx. Hal ini karena penghitungan subnetting untuk kelas B ini sedikit lebih rumit, sehingga diharapkan Anda sudah benar-benar memahami cara menghitung subnetting kelas C.

 

Contoh 1

Tentukan penghitungan subnetting dengan IP 129.21.43.4 dan jumlah client 500.
  1. Cari perpangkatan yang mungkin
    coretanbocahit.blogspot.com
    Perpangkatan

    Perpangkatan yang mungkin adalah pangkat 9, namun ingat bahwa jumlah host tersebut masih harus dikurangi IP network dan brodcast.

  2. Cari prefix
    “Prefix = Prefix maksimum – perpangkatan”

    Prefix = 32 – 9
    Prefix = 23

  3. Cari subnetmask
    Disini kita mulai melihat perbedaan antara subnetting kelas B dengan kelas C, untuk mencari subnetmask bisa dilakukan dengan rumus“”Subnetmask = 256 –  2x“”
    “”x = prefix maksimal kelas B – prefix””

    Prefix maksmal kelas B adalah 24, jadi
    x = 24 – 23
    x = 1

    21=2

    Subnetmask = 256 – 2
    Subnetmask = 254

    Jika ditulis lengkap maka subnetmask nya adalah 255.255.254.0
    Ingat, bahwa pada IP kelas B, dua oktet pertama merupakan network id, sedangkan 2 oktet terahir merupakan host id. Jadi subnetmask yang kita dapat dari rumus tadi (224) kita masukkan ke IP pada oktet ketiga seperti hasil diatas.

  4. Cari IP network dan brodcast

    coretanbocahit.blogspot.com
    Network & Brodcast

    Kita ketahui bahwa IP soal adalah 129.21.3.4/23. Karena IP tersebut IP kelas B, maka host id nya adalah .2.4. Untuk itu kita cari angka 2 terletak pada blok subnet ke-berapa? iya, terdapat di blok subnet ke-2, maka dari itu IP network nya adalah 129.21.2.0 sedangkan IP brodcast nya adalah 129.21.3.255.

  5. Cari rentang IP yang dapat digunakan
    Rentang IP yang digunakan adalah IP yang berada diantara IP network dan IP brodcast, yaitu 129.21.2.1-129.21.3.254

Contoh 2

Tentukan penghitungan subneting dengan IP 168.3.21.3 jika jumlah client yang dibutuhkan adalah 100.
coretanbocahit.blogspot.com
Perpangkatan
  1. Cari perpangkatan yang mungkin

    Perpangkatan yang mungkin adalah pangkat 10, sekali lagi ingat bahwa jumlah host tersebut masih harus dikurangi IP network dan brodcast.

  2. Cari previx
    “”Prefix = Prefix maksimum – perpangkatan””Prefix = 32 – 10
    Prefix = 22
  3. Cari subnetmask
    Disini kita mulai melihat perbedaan antara subnetting kelas B dengan kelas C, untuk mencari subnetmask bisa dilakukan dengan rumus“”Subnetmask = 256 –  2x“”
    “”x = prefix maksimal kelas B – prefix””

    Prefix maksmal kelas B adalah 24, jadi
    x = 24 – 22
    x = 2

    22=4

    Subnetmask = 256 – 4
    Subnetmask = 252

    Jika ditulis lengkap maka subnetmask nya adalah 255.255.252.0

  4. Cari IP network dan brodcast

    coretanbocahit.blogspot.com
    Network & Brodcast
    IP soal adalah 168.3.21.3, jadi kita harus mencari angka 21 terdapat pada blok subnet keberapa? terdapat pada blok subnet ke-6, jadi IP network nya adalah 168.3.20.0 sedangkan IP brodcastnya adalah 168.3.23.255
  5. Cari rentang IP yang dapat digunakan
    Rentang IP yang digunakan adalah IP yang berada diantara IP network dan IP brodcast, yaitu 168.3.20.1-168.3.23.254

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here