Panduan Lengkap : Cara Install WordPress di VPS

Pada tulisan ini kita akan membahas tentang cara install wordpress di VPS Ubuntu. Namun, sebelum kita membahas langkah-langkah atau cara instalasinya, sebaiknya kita pahami dulu, apa sih keuntungan menggunakan VPS dibandingkan dengan shared hosting ?

Begini, dulu, jika kita ingin membuat blog atau membuat websiste, membuat toko online, biasanya banyak yang menyarankan untuk menggunakan shared hosting dulu. Mengapa demikian? karena shared hosting harganya murah sehingga tak menguras isi kantong. Selain itu, shared hosting juga sudah dilengkapi dengan control panel dan tentu saja ada support 24 jam kalau ada masalah teknis.

Namun, Ketika blog atau website ataupun toko online sudah semakin besar denga trafik kunjungan yang membludak, Anda kemudian disarankan untuk upgrade paket shared hostingnya. Tentunya soal biaya atau harga paket hostinya pun akan naik.

Di sinilah, penggunaan VPS perlu menjadi pertimbangan untuk mengatasi maslah tersebut.

Jika dibandingkan, VPS dan shared hosting tentu saja seperti bumi dan langit. Terlebih di zaman seperti sekarang yang perkembangan teknologinya sangat cepat, harga VPS justru akan jauh lebih murah dari shared hosting.

Bayangkan, sebagai contoh harga sebuah VPS dengan spesifikasi memory 1GB, 1vCPU, SSD 25 GB dan transfer bandwith 1TB per bulannya hanya $ 5 atau sekitar Rp. 75ribu saja atau hanya Rp. 900ribu saja setahun.

Namun umumnya, rata-rata VPS yang kita pesan itu masih kosongan,alias tak ada control panel. Untuk masalah support juga tergantung pada penyedia VPS nya. Umumnya hanya menyediakan OS (operating system). Atau istilah menterengnya VPS Unmanaged, yang semuanya tergantung pada kemampuan Anda sendiri.

Banyak orang yang menjadi takut dengan istilah “unmanaged” ini, bahkan banyak artikel atau informasi di Internet yang memberi kesan bahwa menggunakan VPS unmanaged itu sangat-sangat sulit dan penuh resiko.

Berikut beberapa keuntungan yang bisa Anda pertimbangkan jika mempergunakan VPS :

  • Stabilitas: Tidak seperti shared hosting, trafik dan aktifitas pengunjung tidak akan menggangu operasional dari web Anda, kalau di shared hosting ketika sebuah web lain dalam satu server yang Anda tompangi bersama membludak pengunjungnya, maka siap-siap web Anda akan terkena dampaknya (ikutan lemot).
  • Kinerja – VPS memiliki spesifikasi yang kusus diperuntukkan untuk Anda sendiri, tidak dibagi-bagi, jadi kinerjanya akan lebih cepat dibanding shared hosting. Tentu saja pengunjung akan lebih nyaman berselancar di web Anda.
  • Sumber Daya Khusus – VPS memberi Anda lebih banyak ruang disk, CPU dan RAM.
  • Fleksibilitas – Anda memiliki kebebasan untuk memilih sistem operasi dan perangkat lunak yang ingin Anda instal di server.
  • Akses Root: Akses root akan memberi Anda kontrol penuh atas akun VPS Anda untuk melakukan konfigurasi dan instalasi perangkat lunak. Semua bebas Anda utak-atik sendiri.
  • Manajemen dan Dukungan: Pada VPS Anda harus mengelola server sendiri, tapi tidak usah takut kalau Anda masih kurang paham menggunakan terminal. Anda dapat menggunakan control panel gratis yang fungsinya tidak jauh beda dengan cpanel pada shared hosting.
  • Multiple Domain Hosting: Beberapa shared hosting ada yang menyediakan add on domain lebih dari satu. Hanya saja, jika Anda mencoba memasang beberapa web dalam satu paket, maka web Anda aakan menjadi sangat lelet. Pada VPS anda dapat membuat banyak website dan domain tanpa membuat web jadi lelet (tergantung kinerja masing-masing web juga), karena memang VPS punya spesifikasi yang cukup tinggi dan memang hanya diperuntukkan untuk Anda saja.
  • Backup Data Terkelola: Pada beberapa shared hosting mengenakan biaya untuk jasa backup, namun ada juga yang menyediakan sarana backup gratis.Dengan menggunakan VPS, Anda dapat melakukan backup secara manual dan teratur terhadap seluruh data di server Anda.

Sekarang kita akan belajar bagaimana cara install wordpress di VPS milik digital ocean. Walaupun begitu, namunlangkah-langkah install wordpress pada vps ini bisa juga diterapkan pada penyedia layanan vps lain. Tentunya ketika vps nya menggunakan OS yang sama dengan tutorial ini.

Lalu Apa saja yang Anda butuhkan untuk menginstall wordpress di vps ubuntu? :

  1. Komputer atau laptop
  2. Akun digital ocean dengan saldo kredit di dalamnya (daftar melalui link ini Anda akan mendapatkan $ 100 GRATIS).
  3. Software PUTTY untuk mengakses server (download di sini)
  4. Browser google chrome.
  5. Tekad & niat yang kuat untuk belajar, wajib ini ya he he he.
  6. Sabar he he he

1. Login ke akun digital ocean Anda, kemudian klik “Create Droplet“. Saya anggap Anda sudah punya akun vpsnya ya.

2. Pilih System Operasi yang akan Anda gunakan untuk mengontrol VPS Anda, dalam tutorial ini saya memakai Ubuntu 16.04 x64.

3. Pilih spesifikasi droplet yang Anda inginkan, kalau tujuan Anda untuk belajar atau baru memulai membuat blog/toko online, spesifikasi droplet dengan harga $ 5/bulan sudah lebih dari cukup.

4. Pada pilihan “Choose a datacenter region”, pilihlah lokasi server yang dekat dengan target pengunjung blog Anda. Jika target blog Anda adalah Indonesia, maka pilihlah lokasi server yang berada “Singapore”.

5. Pada bagian “Choose a hostname” isi saja dengan nama blog Anda. Kemudian, klik “Create”.

6. Tunggu sebentar, droplet Anda sedang dalam proses pembuatan.

7. Setelah droplet Anda selesai dibuat, Anda akan mendapatkan email konfirmasi berisi data lengkap tentang droplet yang Anda buat. Silahkan buka email tersebut.

8. Untuk langkah selanjutnya kita akan mengakses droplet yang sudah Anda buat menggunakan software PUTTY yang sudah Anda download dan Install di PC/Laptop Anda.

9. Ketika baru pertama kali login Anda akan dimintai konfirmasi. Silahkan login menggunakan username dan password yang sudah Anda dapatkan di email. Kemudian Anda akan diminta untuk memasukkan password yang baru.

10. Langkah awal sebelum instal wordpress di VPS, silahkan update dan upgrade VPS Anda untuk mendapatkan pembaharuan dalam VPS Anda. Gunakan perintah :

apt-get update && apt-get upgrade

11. Sekarang kita install software server yang ingin kita gunakan untuk menjalankan VPS kita, di sini saya pakai apache2. Install dengan mengetik perintah berikut ini :

apt-get install apache2

11. Setelah apache2 selesai terinstall, silahkan cek di browser chrome atau fire fox Anda, apakah apache sudah berjalan di VPS Anda ? Caranya, silahkan ketikkan alamat IP Address VPS Anda di kolom browser.

Jika sudah berhasil, brwser akan menampilkan halaman selamat datang di apache 2 untuk Ubuntu.

12. Langkah selanjutnya Adalah, kita menginstal MySQL di VPS kita. MySQL dibutuhkan sebagai pembuat dan pengatur database wordpress kita nanti. Ketik perintah berikut :

apt-get install mysql-server php-mysql

Di tengah proses instalasi Anda akan diminta untuk membuat password bagi user “root” Anda. Silahkan buat password user mysql Anda, jika diminta untuk ketik ulang password, silahkan ketik ulang password yang sudah Anda buat.

13. Oke, setelah MySQL sudah terinstall di VPS kita, langkah selanjutnya adalah buat database yang akan kita gunakan untuk wordpress kita nanti.

Silahkan masuk dulu ke MySQL dengan mengetik perintah berikut ini :

mysql -u root -p

Masukkan password yang sudah Anda buat sebelumnya sewaktu mengintall MySQL.

14. Buat database baru dengan perintah :

CREATE DATABASE nama_database_anda;

Cek, apakah database tersebut sudah berhasil dibuat dengan perintah :

SHOW DATABASES;

15. Beri hak akses dan hubungkan user dengan database yang sudah Anda buat, ketik perintah berikut ini :

GRANT ALL PRIVILEGES ON nama_database_anda.* TO 'root'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password_mysql_user_anda';

Kemudian ketik perintah berikut untuk merestart mysql Anda :

FLUSH PRIVILEGES;

16. MySQL sudah selesai, selanjutnya instal PHP ke VPS Anda. Ketik perintah berikut untuk menginstal PHP beserta modul-modulnya yang diperlukan untuk menjalankan wordpress di VPS Anda.

apt-get install php libapache2-mod-php php-mcrypt php-curl php-gd php-mbstring php-mcrypt php-xml php-xmlrpc

17. Setelah install PHP, kita perlu test lagi apakah PHP sudah bisa berjalan di server VPS kita. Caranya, kita terlebih dahulu masuk ke directory/folder HTML. Ketik perintah berikut ini :

cd /var/www/html

Lalu, buat sebuah file php untuk melihat apakah file ini bisa dieksekusi oleh server Anda. Gunakan perintah nano seperti berikut :

nano info.php

Ketik isi file info.php dengan script berikut ini :

<? php

phpinfo();

?>

Tekan ctrl+O untuk menyimpan, kemudian ctrl+X untuk keluar dari nano editor.

18. Buka browser dan ketik alamat seperti gambar di bawah ini dan lihat apakah VPS Anda sudah bisa menjalankan file info.php.

19. Sekarang kita akan install wordpress di VPS kita. Masuk ke directory “tmp”. Ketik perintah berikut :

cd /tmp

Lalu, download file WordPress menggunakan perintah berikut ini :

curl -LO https://wordpress.org/latest.tar.gz

Lalu, extratc file tersebut dengan perintah berikut :

tar xzvf latest.tar.gz

20. Copy file wp-config.php dengan perintah :

cp /tmp/wordpress/wp-config-sampel.php /tmp/wordpress/wp-config.php

21. Copy seluruh file wordpress dari directory /tmp ke directory /var/www/html dengan perintah berikut ini :

cp -a /tmp/wordpress/. /var/www/html

Kemudian pindah ke directory /html untuk cek apakah file telah tercopy

cd /var/www/html

Lalu, cek isi folder html dengan mengetik perintah :

ls

22. Berikan hak akses untukseluruh file wordpress dalam folder html dengan perintah berikut :

chown -R www-data:www-data /var/www/html

23. Langkah selanjutnya adalah edit file wp-config.php menggunakan nano text editor.

nano wp-config.php

Edit file sesuai dengan data database yang sudah kita buat sebelumnya, tekan ctrl+o untuk menyimpan file dan ctrl+x untuk keluar dari file.

24. Buka browser dan masukkan alamat ip address VPS Anda. Jika anda melakukan konfigurasi sesuai dengan langkah sebelumnya, maka browser anda akan menjalankan proses instalasi wordpress.

25. Isi data sesuai dengan informasi yang Anda inginkan.

26. Instalasi wordpress di VPS sudah berhasil.

Cara Menghubungkan Domain Ke VPS

Ini adalah salah satu hal yang penting setelah berhasil instal wordpress di VPS kita.  Langkah selanjutnya adalah menghubungkan domain kita ke alamat IP address VPS kita. Tujuanya adalah agar wordpress yang kita install di vps mudah diakses oleh pengunjung, hal ini karena orang tetu akan sulit jika harus menghapal angka seperti IP 20.97.xxx.xxx untuk membuka web kita.

Apa saja yang diperlukan untuk setting domain di vps ini :

  1. Sebuah domain. Tentunya anda harus menyewanya di jasa domain.
  2. Akun cloud flare, jika belum punya silahkan daftar dulu di sini . Kenapa harus cloud flare ? Karena ada fasilitas anti DDOS, global CDN dll, panelnya juga gampang dipakai dan yang paling penting itu semua GRATIS…

Caranya:

  1. Silahkan login dulu e akun cloud flare Anda, kemudian pilih “+ Add a site

2. Tambahkan nama domain yang sudah Anda punya kemudian klik “Add Site”. Pilih yang paket “Free” saja, lanjut ke “Confirm Plan”.

3. Sekarang atur domain Anda, untuk sekarang Anda hanya perlu mengatur “A” dan “CNAME” saja, selebihnya abaikan saja atau hapus dari tabel. Untuk panduan ini maka saya mengatur domain seperti berikut :

A = @209.97.163.249

CNAME = www penyemai.com

4. Anda akan mendapatkan nameserver baru yang harus Anda ganti di domain panel yang sudah Anda beli.

5. Ini sudah tidak di cloud flare lagi, saya sudah login ke panel domain saya. Silahkan klik Setting Domain/Manage Domain.

6. Pilih “Nameservers” lalu, pilih “Gunakan nameserver custom” lalu paste name server yang sudah Anda dapatkan dari cloud flare, lanjut klik “Ubah Nameserver”.

7. Selesai, biasanya untuk pengalihan domain ke IP Address ini butuh waktu 1 x 24 jam, tapi ada juga yang cepat. Kalau belum terhubung Anda bisa tunggu dulu maksimal 1 x 24 jam.

Selesai, IP address sudah terganti dengan alamat domain yang Anda inginkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here